Minggu, 18 Januari 2015

Pandangan Saya Terhadap Sistem dan Cara mengajar Oleh Dosen Matkul Teori Organisasi Umum 1

          Menurut saya, bapak Mario Zefanya ini melakukan tugasnya cukup baik. Mata Kuliah ini mengajarkan saya tentang apa itu organisasi, dan bagaimana caranya berorganisasi. Dalam mata kuliah softskill ini saya dituntut untuk mengerjakan apa apa saja yang berkaitan dengan organisasi dan mempostingnya di blog. Sebagai contohnya adalah tulisan ini, saya akan memberikan penilaian saya terhadap sistem dan cara mengajar Bapak Mario Zefanya sebagai dosen saya yakni dosen teori organisasi umum 1.
         Sistem penilaian Bapak Mario ini sebenarnya tidak sulit, untuk mendapat nilai terbaik, Bapak Mario menyuruh kita untuk menunjukan apa yang kita miliki atau kuasai dan menunjukannya didepan kelas seperti halnya mempresentasikan sesuatu yang kita buat dan menjelaskannya, akan tetapi penilaian ini terasa berat bagi sebagian mahasiswa karena selain malas untuk menyiapkan materi, disamping itu juga tidak berani atau pede untuk tampil depan kelas. Cara ini sebenarnya sangat baik untuk melatih public speaking kita terhadap banyak orang tetapi karena alasan tersebut menjadi masalahnya. Sehingga sebagian mahasiswa hilang harapan untuk mendapatkan nilai softskill terbaik. Selain dari metode penilaian, metode pengajaran yang ditunjukan juga sangat baik karena disetiap pertemuan diadakan presentasi, karena metode ini baru saya temui pada dosen softskill kali ini saja, yaitu Bapak Mario. Secara keseluruhan, sistem dan cara mengajar dosen teori organisasi umum 1, Bapak Mario Zefanya terbilang baik.

20 Hal yang Harus Ditambahkan, Dirubah atau Dihilangkan dari Universitas Gunadarma

Selama saya berkuliah di Universitas Gunadarma, sudah banyak hal saya rasakan sejak saya kuliah disini. Disini saya akan membagi sedikit unek unek saya untuk kampus saya tercinta ini. berikut adalah 20 hal yang menurut saya harus ditambah, diubah atau bahkan dihilangkan dari Universitas Gunadarma :

  1. Hilangkan Ujian Utama
  2. Perbaiki AC kelas agar lebih dingin
  3. OHP agar diubah menjadi proyektor/infocus
  4. Jaringan internet yang ada mohon diperbaiki
  5. Perbaikan server website gunadarma sehingga tidak sering down
  6. Rubah LABSI agar tidak menggunakan mesin ketik
  7. Toilet untuk mahasiswa mohon diperbaiki agar lebih nyaman
  8. I-Lounge mohon dibuka
  9. Parkiran agar diperluas
  10. Perbaikan pelayanan sport center
  11. Disediakannya kantin khusus Universitas Gunadarma
  12. Mata kuliah yang ada harus sesuai dengan jurusan apa yang diambil/tidak melenceng
  13. Informasi tentang perkuliahan harus lebih update
  14. Kursi kelas mohon diganti
  15. Setiap kelas agar menggunakan white board saja
  16. Rubah kalender akademik yang berbeda dengan universitas lain
  17. Ditambahkan masjid untuk kampus G
  18. Rubah sistem pembayaran biaya kuliah agar lebih efektif 
  19. Ditambahkan lift pada setiap gedung
  20. Jadwal ILAB yang sering terlambat dari waktunya
Demikian hal hal yang harus ditambahkan, dirubah atau dihilangkan dari Universitas Gunadarma...

Kamis, 18 Desember 2014

Cara Mempengaruhi Seseorang dalam Pengambilan Sebuah Keputusan

Bagaimana cara anda mempengaruhi seseorang untuk mengambil sebuah keputusan yang menurut anda terbaik ?


Pertama tama, saya harus mengerti dan memahami terlebih dahulu apa dan bagaimana masalah yang telah dialami seseorang. Setelah saya mengerti dan memahami tentang apa yang telah terjadi, saya akan memulai dengan memberi saran saran ringan dan sedikit penjelasan tentang masalah yang sedang dia hadapi. Setelah itu beri dia sebuah pilihan tentang keputusan apa yang telah dia peroleh dari saran saran yang sudah saya berikan tadi. Keputusan itu merupakan inti dari saran saran yang telah saya berikan sebelumnya, dengan itu pastinya dia sudah membuat sebuah keputusan. Tetapi sebelumnya, alangkah baiknya bila keputusan yang sudah dibuat telah dipikir secara masak masak dan memikirkan akibat apa yang akan terjadi kedepannya, entah itu baik atau buruknya. Setelah dia cukup mantap dengan keputusan yang dia ambil, yakinkan dia bahwa keputusan yang dia ambil adalah keputusan yang terbaik.
Itu adalah cara saya untuk mempengaruhi seseorang dalam membuat sebuah keputusan, intinya adalah yakinlah dengan keputusan yang telah anda buat, dengan keyakinan itu anda dapat mengambil sebuah jalan (keputusan) yang terbaik.




Minggu, 07 Desember 2014

Penyebab Konflik Organisasional

Faktor penyebab konflik organisasional

konflik organisasional adalah perdebatan antara dua anggota atau lebih bahkan kelompok yang bertikai karena perbedaan status, tujuan, nilai dan persepsi antara yang satu dengan yang lainnya.
Penyebab terjadinya konflik dalam organisasi, yaitu :

  • Perbedaan individu

Setiap individu memiliki pendirian dan perasaan yang berbeda dengan individu lainnya. perbedaan ini dapat menjadi faktor penyebab dari sebuah konflik, sebab setiap individu tidak selalu sepemikiran atau sejalan dengan individu lainnya dalam sebuah kelompok atau organisasi 

  • Perbedaan latar belakang kebudayaan sehingga membentuk pribadi-pribadi yang berbeda pula

Setiap Individu memiliki latar belakang yang berbeda, dimana dipengaruhi oleh suku, agama dan ras. perbedaan ini juga dapat memancing konflik yang akan timbul dengan individu lainnya karena perbedaan latar belakang tersebut.

  • Perbedaan kepentingan individu atau kelompok

Setiap manusia memiliki perasaan, pendirian maupun latar belakang yang berbeda. dengan demikian setiap individu memiliki kepentingan yang berbeda beda. perbedaan kepentingan ini dapat memicu konflik antar individu dengan individu, individu dengan kelompok atau kelompok dengan kelompok. Konflik akibat perbedaan kepentingan ini dapat pula menyangkut bidang politik, ekonomi, sosial, dan budaya.

  • Perubahan-perubahan nilai yang cepat dan mendadak dalam masyarakat


Perubahan merupakan sesuatu yang biasa terjadi, tetapi jika perubahan itu berlangsung tiba tiba atau mendadak ? perubahan ini dapat memicu terjadinya konflik. perubahan yang terjadi dengan cara tiba tiba atau mendadak akan membuat kegoncangan proses yang terjadi dalam suatu kelompok atau organisasi, bahkan dapat mengacaukan jalannya tatanan kegiatan organisasi.

  • Perbedaan pola interaksi yang satu dengan yang lainnya

Komunikasi serta interaksi yang buruk, dalam arti komunikasi atau interaksi yang menimbulkan kesalahpahaman antara pihak-pihak yang terlibat, dapat menjadi sumber konflik.

Referensi

Pengertian Konflik Organisasional dan Jenis Konflik Organisasional

Pengertian Konflik Organisasional

Konflik organisasi (Organizational conflict) adalah ketidaksesuaian atau perdebatan antara dua anggota atau dalam kelompok organisasi yang harus membagi suatu sumber daya yang terbatas atau kegiatan pekerjaan atau karena kenyataan bahwa mereka mempunyai perbedaan status, tujuan, nilai atau persepsi satu sama lainnya. 

Adapun pengertian dari konflik organisasi menurut Robbins (1996) adalah suatu proses interaksi yang terjadi akibat adanya ketidaksesuaian antara dua pendapat (sudut pandang) yang berpengaruh terhadap pihak-pihak yang terlibat baik pengaruh positif maupun pengaruh negatif.


Jenis Jenis Konflik Organisasional

Ada lima jenis konflik dalam kehidupan organisasi, yaitu:


  1. Konflik dalam diri individu, yang terjadi bila seorang individu menghadapi ketidakpastian akan keinginannya yang tidak dapat dipenuhi sekaligus dengan kemampuannya sendiri.
  2. Konflik antar individu dengan individu, Hal ini sering disebabkan oleh perbedaan perbedaan kepribadian. Konflik ini biasanya terjadi karena beda status serta tingkat jabatan.
  3. Konflik antar individu dengan kelompok, yang berhubungan dengan cara individu menanggapi tekanan yang diberikan oleh kelompok kerja lainnya.
  4. Konflik antar kelompok dengan kelompok, Karena terjadi pertentangan kepentingan antar kelompok dalam menjalankan kegiatan keorganisasian.
  5. Konflik antar organisasi, Biasa disebut dengan persaingan antar organisasi yang timbul sebagai akibat bentuk persaingan ekonomi dalam sistem perekonomian suatu negara. Konflik ini telah mengarahkan timbulnya pengembangan produk baru, teknologi, harga- harga lebih rendah, dan penggunaan sumber daya yang lebih efisien.

Kesimpulan

Saya menyimpulkan bahwa, konflik organisasional adalah perdebatan antara dua anggota atau lebih bahkan kelompok yang bertikai karena perbedaan status, tujuan, nilai dan persepsi antara yang satu dengan yang lainnya. konflik organisasional ini dibagi menjadi beberapa jenis, jenis konflik organisasional dibagi menjadi 5, yakni : 1). Konflik dalam diri sendiri (individu), 2). konflik antar individu, 3). konflik antar individu dan kelompok, 4.) konflik antar kelompok dengan kelompok dan 5). konflik antar organisasi.

Referensi



Sabtu, 15 November 2014

Curriculum Vitae





CURRICULUM VITAE



========================================================




Data Pribadi

Nama                             : Prayoga Pratama
Tempat, Tanggal Lahir     : Jakarta, 28-08-1995
Kewarganegaraan            : Indonesia
Jenis Kelamin                 : Laki Laki
Agama                           : Islam
Status                            : Belum Menikah
Alamat                           : Jl. As-syafi'iyah Cilangkap, Jakarta Timur 13870
E-mail                            : triyogapratamaa@gmail.com
Blog                               : prayogapratamaa.blogspot.com


Latar Belakang Pendidikan

A. Formal

2001 - 2007                    : SDN 06 Cipayung, Jakarta Timur
2007 - 2010                    : SMPN 222 Ceger, Jakarta Timur
2010 - 2013                    : SMA Bina Dharma Ciracas, Jakarta Timur


B. Non Formal

2010 - 2013                    : Kursus Komputer LPK Bina Prestasi, Jakarta Timur


Kemampuan

  • Menguasai Ms. Word, Ms. Excel, Ms. Power Point

Hal Hal Penting untuk Membentuk Sebuah Organisasi

Organisasi adalah sekumpulan orang dalam sebuah kelompok yang saling bekerja sama untuk mencapai tujuan bersama.

Hal Penting untuk membentuk organisasi

Berikut adalah hal penting yang harus dijadikan prioritas bila ingin membentuk suatu organisasi, yaitu :

  • Mempunyai Visi dan Misi

Sebuah organisasi harus memiliki tujuan dari perusahaan dan memiliki sebuah pandangan akan pentingnya sebuah perusahaan yang telah didirikan.


  • Mengenali orang yang ingin diajak berorganisasi

Suatu organisasi tidak dapat disebut organisasi apabila didalamnya terdiri dari satu individu saja. Mengenali orang di sekitar kita penting, bagaimana kepribadiannya, apakah dia suka tantangan serta hal-hal yang baru. Selanjutnya, apakah orang tersebut suka bekerjasama dalam kelompok. Setiap orang memiliki pribadi yang berbeda-beda, ada yang suka bekerja sendiri, adapula yang suka bekerja dalam satu tim. Orang yang suka bekerjasama dalam satu tim dapat dimasukkan dalam daftar. Sikap dan sifat yang harus dimiliki anggota yakni kejujuran, loyalitas, komitmen dan tanggung jawab, kemauan untuk berkembang serta cara berkomunikasi yang efektif dan efisien.

  • Membuat nama organisasi

Nama merupakan hal yang sangat penting dalam sebuah organisasi. Memberikan nama pada sebuah organisasi harus disesuaikan dengan tujuan organisasi.

  • Menyusun kegiatan

Dalam hal ini, kegiatan apa saja yang akan dilakukan selama organisasi ini berjalan atau akan menjadi organisasi yang monoton. Penyusunan kegiatan dapat dikerjakan melalui rapat. Kegiatan jangan berbelit-belit, sesuai dengan arah dan tujuan organisasi.

  • Membagi pekerjaan

Masing-masing anggota inti dalam organisasi memiliki pekerjaan berbeda-beda. Setiap individu mendapatkan pekerjaan yang berbeda dengan lainnya. Pekerjaan berbeda ini, selanjutnya digabung menjadi kesepahaman.
seperti contoh : Ketua dan sekretaris memiliki pekerjaan yang berbeda, kemudian menjadi gabungan yang saling terkait. Ketua dan sekretaris bekerjasama dalam pencatatan hasil rapat.

  • Melaksanakan kegiatan

Ketika semua yang dibutuhkan telah terpenuhi, saatnya melaksanakan kegiatan keorganisasian.

  • Memiliki hubungan yang luas dengan pihak tertentu

Hubungan dengan pihak tertentu sangat penting demi kelancaran organisasi, pihak lain akan sangat membantu. Organisasi bekerjasama dengan pihak lain untuk memperoleh keuntungan yang sama.

  • Mencari dana untuk kegiatan

Dana memberikan dampak besar terhadap organisasi. Dana yang tidak cukup membuat organisasi berjalan mundur bahkan mati/bangkrut.

Referensi